Apa Itu Generative AI Performance Report di Google Search Console?

Generative AI Performance Report adalah laporan baru di Google Search Console yang menampilkan seberapa sering URL dari situs Anda muncul di dalam fitur pencarian berbasis AI milik Google. Laporan ini diumumkan resmi oleh Google pada 3 Juni 2026 melalui Google Search Central Blog, ditulis oleh Hillel Maoz (Search Ecosystem Engineering Manager) dan Moshe Samet (Product Manager Lead for Search Console).
Sebelum laporan ini ada, data dari AI Overviews dan AI Mode tercampur di dalam Performance Report biasa, sehingga Anda tidak bisa tahu mana impresi yang datang dari hasil pencarian organik biasa dan mana yang dari fitur AI. Generative AI Performance Report memisahkan keduanya menjadi tampilan tersendiri, sehingga Anda bisa memantau visibilitas AI secara spesifik.
Mengapa Laporan Ini Penting untuk SEO Anda?
AI Overviews sudah hadir di Google sejak 2024 dan secara bertahap menggeser posisi hasil pencarian organik tradisional. Hal ini adalah update paling signifikan di Search Console dalam beberapa tahun terakhir, karena untuk pertama kalinya SEO bisa melihat seberapa sering konten mereka dikutip oleh AI, bukan hanya berapa kali muncul di halaman hasil pencarian biasa.
Dua Permukaan yang Dicakup Laporan Ini
Generative AI Performance Report mencakup dua area berbeda di ekosistem Google. Pertama adalah fitur AI di Search, yang meliputi AI Overviews dan AI Mode. Kedua adalah fitur AI di Discover, yaitu konten yang muncul di feed Discover berbasis generative AI. Kedua permukaan ini kini mendapat tampilan laporan terpisah di Search Console.
5 Data yang Tersedia di Generative AI Performance Report
Generative AI Performance Report menampilkan lima kategori data yang bisa Anda gunakan untuk memantau performa konten di fitur AI Google. Kelima data ini dirancang agar Anda bisa menjawab pertanyaan dasar: halaman mana yang muncul di AI, dari negara mana, di perangkat apa, dan kapan.
| Dimensi Data | Yang Ditampilkan | Tersedia Untuk |
|---|---|---|
| Impressions | Berapa kali URL situs Anda muncul di dalam fitur AI Google | Search dan Discover |
| Pages | Halaman spesifik mana yang muncul di dalam fitur AI | Search dan Discover |
| Countries | Visibilitas AI Anda berdasarkan lokasi pencarian pengguna | Search dan Discover |
| Devices | Perangkat yang digunakan saat konten Anda muncul di AI | Search saja |
| Dates | Performa dari waktu ke waktu: per jam, harian, mingguan, bulanan | Search dan Discover |
Satu hal penting untuk diketahui: laporan ini tidak menyertakan data klik. Google hanya menampilkan data impresi untuk saat ini. Pihak Google menyatakan kepada Search Engine Land bahwa mereka “terus bekerja dengan pemilik website untuk memahami insight apa yang paling berguna, dan akan menambahkan metrik tambahan seiring waktu.” Artinya, data klik dari fitur AI kemungkinan baru hadir di pembaruan mendatang.
Cara Membaca Data Impresi di Laporan Ini
Data impresi di Generative AI Performance Report dihitung secara agregat berdasarkan properti situs, bukan per URL. Artinya, jika dua URL dari situs Anda muncul dalam satu respons AI Overviews, itu dihitung sebagai satu impresi di grafik, bukan dua. John Mueller dari Google mengonfirmasi pada Januari 2026 bahwa ketika URL yang sama muncul di AI Overviews dan di tautan biru biasa pada halaman yang sama, Search Console hanya mencatat satu impresi, tidak dihitung dua kali.
Fitur Baru: Toggle Blokir Konten dari AI
Bersamaan dengan peluncuran laporan ini, Google juga memperkenalkan satu fitur yang cukup besar dampaknya: sebuah toggle di dalam Search Console yang memungkinkan pemilik situs untuk memutuskan apakah konten mereka boleh muncul di dalam fitur AI Google atau tidak. Ini adalah kontrol langsung pertama yang diberikan Google kepada pemilik situs terkait visibilitas konten mereka di AI Overviews dan AI Mode.
Apa yang Terjadi Kalau Anda Mematikan Toggle Ini?
Jika Anda memilih untuk opt-out, situs Anda tidak akan muncul di AI Overviews, AI Mode, maupun fitur AI di Discover. Google juga menegaskan bahwa keputusan opt-out ini tidak akan dijadikan sinyal ranking untuk hasil pencarian organik biasa. Jadi, peringkat Anda di hasil pencarian standar tidak terpengaruh jika Anda memblokir konten dari fitur AI.
Siapa yang Sebaiknya Mempertimbangkan Opsi Ini?
Toggle ini relevan untuk publisher, media, dan bisnis yang bergantung pada klik langsung dari pencarian organik, karena AI Overviews cenderung menjawab pertanyaan pengguna tanpa mendorong mereka klik ke sumber asli. Situs berita, blog monetisasi iklan, dan publisher konten premium adalah yang paling terdampak pergeseran ini. tercatat bahwa tekanan regulasi di beberapa wilayah, termasuk UK, mendorong Google untuk memberikan lebih banyak kontrol kepada pemilik konten atas penggunaan konten mereka di fitur AI.
Cara Mengakses Generative AI Performance Report di Search Console
Laporan ini diakses melalui jalur Performance → Search results → tab Generative AI di dalam Google Search Console. Tampilannya mirip dengan Performance Report biasa, tapi sudah disaring khusus untuk menampilkan data dari fitur AI saja.
Kenapa Laporan Ini Belum Muncul di Akun Anda?
Per Juni 2026, rollout Generative AI Performance Report baru tersedia untuk sebagian website, dimulai dari pemilik situs di UK. Google berencana memperluas akses secara global setelah proses pengujian selesai, tapi belum ada tanggal spesifik yang diumumkan. Ada dua alasan mengapa laporan ini mungkin belum muncul di akun Anda: situs Anda belum masuk dalam kelompok pengujian awal, atau situs Anda belum mendapatkan cukup impresi di fitur AI Google untuk ditampilkan datanya.
Apa yang Perlu Dilakukan Saat Sudah Punya Akses?
Langkah pertama setelah Anda mendapat akses adalah membandingkan tren impresi AI Anda dengan performa organik keseluruhan. Identifikasi halaman mana yang paling sering dikutip oleh AI Overviews atau AI Mode, lalu analisis apakah halaman tersebut memiliki struktur konten yang jelas, data spesifik, dan format yang mudah diekstrak oleh AI. Di sinilah strategi Generative Engine Optimization (GEO) mulai relevan, karena konten yang terstruktur baik lebih mudah dikutip oleh mesin AI.
| Langkah | Aksi | Tujuan |
|---|---|---|
| 1 | Buka Search Console → Performance → Search results | Akses laporan utama |
| 2 | Pilih tab “Generative AI” | Masuk ke tampilan khusus AI |
| 3 | Filter berdasarkan “Pages” | Lihat halaman mana yang paling sering dikutip AI |
| 4 | Bandingkan tren impresi AI vs. impresi organik biasa | Ukur proporsi visibilitas AI |
| 5 | Cek filter “Countries” dan “Devices” | Pahami dari mana audiens AI Anda berasal |
Dampak Laporan Ini pada Strategi SEO dan GEO
Generative AI Performance Report bukan sekadar fitur baru di dashboard. Laporan ini menandai pergeseran resmi dari Google bahwa AI Overviews dan AI Mode adalah kanal distribusi konten yang terpisah dari pencarian organik biasa, dan keduanya butuh strategi tersendiri.
Dari SEO ke GEO: Apa yang Berubah?
Selama ini SEO mengukur keberhasilan lewat peringkat dan klik. Di era AI search, ada lapisan baru yang harus diukur: impresi di dalam respons AI. Situs yang kontennya sering dikutip AI Overviews mendapatkan visibilitas tinggi bahkan tanpa klik. Affiverse Media mencatat bahwa untuk tim SEO, data ini berguna; untuk afiliasi dan publisher, laporan ini berpotensi menjadi bagian dari lapisan pelaporan yang lebih luas bersama ranking, klik, konversi, dan pendapatan berbasis konten.
Konten Seperti Apa yang Sering Dikutip AI?
Berdasarkan pola yang sudah terlihat dari AI Overviews sejak 2024, konten yang paling sering dikutip AI memiliki ciri: jawaban langsung di paragraf pertama, struktur heading yang jelas, data dengan sumber yang bisa diverifikasi, dan format yang modular sehingga setiap bagian bisa berdiri sendiri. Google juga mengonfirmasi bahwa AI Mode menggunakan teknik “query fan-out”, yang berarti satu pertanyaan pengguna bisa menarik konten dari beberapa URL sekaligus, dan query AI Mode rata-rata tiga kali lebih panjang dari pencarian tradisional, berdasarkan data Google dari Maret 2026.
Keterbatasan Laporan yang Perlu Anda Tahu
Generative AI Performance Report adalah langkah maju yang signifikan, tapi belum menjawab semua pertanyaan yang dibutuhkan SEO dan marketer. Ada beberapa keterbatasan yang perlu Anda pahami agar tidak salah interpretasi data.
Tidak Ada Data Klik
Ini adalah kekurangan paling besar dari laporan versi awal ini. Anda bisa tahu seberapa sering URL Anda muncul di AI, tapi tidak bisa tahu berapa banyak pengguna yang akhirnya mengklik tautan tersebut. Tanpa data klik, Anda tidak bisa menghitung CTR (click-through rate) dari fitur AI, yang membuat perhitungan nilai bisnis dari visibilitas AI masih sulit dilakukan secara akurat.
Tidak Ada Data Query
Laporan ini juga tidak menampilkan query atau kata kunci apa yang memicu kemunculan konten Anda di dalam respons AI. Ini berbeda dari Performance Report biasa yang menampilkan daftar query. Artinya, Anda tahu halaman mana yang muncul di AI, tapi belum tahu pertanyaan apa yang memicunya.
Rollout Masih Terbatas
Per Juni 2026, akses laporan ini masih terbatas untuk sebagian situs di UK. Google belum mengumumkan jadwal pasti untuk ekspansi global. Jika situs Anda belum memiliki akses, Anda masih bisa menggunakan tools pihak ketiga seperti Ahrefs atau SEMrush yang sudah mulai menyediakan estimasi visibilitas di AI Overviews.
Key Takeaway
Google secara resmi mengakui bahwa AI Overviews dan AI Mode adalah kanal tersendiri yang butuh data tersendiri. Generative AI Performance Report memberi Anda visibilitas pertama ke dalam seberapa sering konten Anda dikutip oleh AI Google, lengkap dengan filter halaman, negara, perangkat, dan tanggal. Keterbatasan utamanya adalah tidak ada data klik dan query, sehingga laporan ini paling berguna untuk memantau tren visibilitas AI dari waktu ke waktu, bukan untuk mengukur nilai klik langsung. Strategi konten yang terstruktur, answer-first, dan berbasis data adalah yang paling konsisten muncul di dalam respons AI Google.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q1: Apa perbedaan Generative AI Performance Report dengan Performance Report biasa di Search Console?
A: Performance Report biasa menampilkan semua data klik dan impresi dari pencarian organik, termasuk data AI yang sudah tercampur di dalamnya. Generative AI Performance Report memisahkan data impresi dari fitur AI (AI Overviews, AI Mode, dan Discover AI) ke dalam tampilan tersendiri, sehingga Anda bisa memantau visibilitas AI tanpa harus memfilter manual dari laporan utama.
Q2: Apakah data impresi di Generative AI Report dihitung terpisah dari impresi organik biasa?
A: Data dari fitur AI sudah termasuk dalam total impresi di Performance Report keseluruhan sejak lama. Laporan baru ini bukan menambahkan data baru, tapi memisahkan tampilan khusus untuk impresi dari fitur AI saja. Jadi angka agregat Anda tidak berubah.
Q3: Kenapa Generative AI Performance Report belum muncul di akun Search Console saya?
A: Per Juni 2026, laporan ini masih dalam rollout terbatas untuk sebagian website di UK. Ada dua kemungkinan: situs Anda belum termasuk dalam kelompok pengujian, atau situs Anda belum mendapatkan cukup impresi di fitur AI Google. Google belum mengumumkan jadwal ekspansi global yang pasti.
Q4: Apakah mematikan toggle AI mempengaruhi peringkat SEO organik saya?
A: Tidak. Google menegaskan bahwa keputusan opt-out dari fitur AI tidak digunakan sebagai sinyal ranking untuk hasil pencarian organik biasa. Peringkat situs Anda di halaman hasil pencarian standar tidak berubah jika Anda memblokir konten dari AI Overviews dan AI Mode.
Q5: Kapan data klik dari fitur AI akan tersedia di laporan ini?
A: Google belum memberikan jadwal pasti. Juru bicara Google menyatakan kepada Search Engine Land bahwa mereka “akan menambahkan metrik tambahan seiring waktu.” Pantau pembaruan resmi di Google Search Central Blog untuk update terbaru.
Q6: Apakah Generative AI Performance Report tersedia untuk semua jenis website?
A: Saat ini masih terbatas. Tidak semua properti memiliki akses, dan Google menyebutkan ada dua syarat: situs sudah masuk kelompok pengujian dan sudah mendapatkan cukup impresi di fitur AI. Situs yang sudah diblokir dari fitur AI juga tidak akan memiliki data impresi di laporan ini.
Q7: Bagaimana cara mengoptimalkan konten agar sering muncul di AI Overviews dan AI Mode?
A: Konten yang paling konsisten muncul di fitur AI memiliki struktur yang jelas (heading, list, tabel), menjawab pertanyaan langsung di paragraf pertama, menggunakan data spesifik dengan sumber yang bisa diverifikasi, dan setiap bagian bisa dipahami tanpa harus membaca keseluruhan artikel. Pendekatan ini disebut Generative Engine Optimization (GEO), yang semakin relevan seiring pertumbuhan AI search.
Siap Optimalkan Konten Anda untuk AI Search?
Olakses membantu tim marketing dan bisnis Anda menyusun strategi konten yang teroptimasi untuk AI Overviews, AI Mode, dan Generative Engine Optimization, termasuk audit konten eksisting dan perencanaan topical cluster berbasis data.

Muhammad Dwiki Septianto is an SEO Specialist at Olakses with a background in Informatics Engineering from UIN Bandung. Certified in Digital Marketing (BNSP), he specializes in on-page and technical SEO, content optimization, and cross-functional coordination between content and development teams.





