Contacts
Free GEO Audit
Close

Contacts

Olakses
Jl. Klp. Gading Bar.CB 3, RW No.10,
Kec. Kelapa Dua, 15810

+62 8218-8879-989 Available via WhatsApp

info@olakses.com

pelatihan AI Olakses

Pelatihan AI untuk Perusahaan dan Karyawan

Karyawan Anda kemungkinan besar sudah memakai AI. Pertanyaannya, apakah sudah dipakai dengan benar?

Olakses AI Productivity Training adalah program pelatihan AI tools untuk karyawan non-teknis, dibawakan oleh tim praktisi agency digital marketing yang memakai ChatGPT, Claude, dan Gemini setiap hari untuk pekerjaan klien. Peserta pulang membawa template prompt, checklist keamanan data, dan workflow AI yang langsung dipakai di pekerjaan minggu berikutnya.

6 modul

praktik langsung

5 track

materi sesuai divisi peserta

Table of Contents show

Kenapa Perusahaan Perlu Pelatihan AI untuk Karyawan Sekarang?

Perusahaan perlu pelatihan AI karena karyawan Indonesia sudah memakai AI generatif secara masif, sementara kesiapan organisasi masih tertinggal jauh. Selisih inilah yang membuat pemakaian AI di kantor sering tidak terarah, tidak aman, dan hasilnya tidak konsisten antar karyawan.

Selisih antara pemakaian dan kesiapan AI di Indonesia

Pekerja kantoran Indonesia yang sudah memakai AI generatif di tempat kerja
92%
Organisasi Indonesia yang tergolong siap memanfaatkan AI secara optimal (Pacesetters)
23%

Sumber: Microsoft dan LinkedIn Work Trend Index 2024 via Kompas.com; Cisco AI Readiness Index 2025 via JawaPos.com. Dua angka mengukur hal berbeda: individu pekerja dan organisasi.

Karyawan Membawa Tools AI Sendiri Tanpa Standar Perusahaan

Mayoritas karyawan Indonesia memakai AI atas inisiatif sendiri, bukan lewat program perusahaan. Menurut Work Trend Index 2024, 76% karyawan di Indonesia membawa tools AI mereka sendiri ke tempat kerja (Microsoft dan LinkedIn, 2024). Tanpa pelatihan, setiap karyawan memakai tool, prompt, dan standar kualitas yang berbeda-beda.

Risiko Data Sensitif dan Hasil Kerja yang Tidak Konsisten

Pemakaian AI tanpa arahan membuka dua risiko nyata bagi perusahaan. Risiko pertama adalah data sensitif, seperti data pelanggan, angka keuangan, atau dokumen internal, diunggah ke tools AI tanpa pertimbangan. Risiko kedua adalah output AI yang keliru dipakai begitu saja karena karyawan belum terbiasa memverifikasi hasilnya.

Kemampuan AI Mulai Menjadi Syarat Rekrutmen

Kemampuan memakai AI kini dinilai langsung oleh pemimpin perusahaan. Work Trend Index 2024 mencatat 69% pemimpin di Indonesia enggan merekrut kandidat tanpa keterampilan AI (Microsoft dan LinkedIn, 2024). Pelatihan AI internal membantu perusahaan menaikkan kemampuan karyawan yang sudah ada, tanpa harus bergantung pada rekrutmen baru.

Kurikulum Pelatihan AI Olakses: 6 Modul dari Dasar sampai Workflow Pribadi

Kurikulum Olakses AI Productivity Training terdiri dari 6 modul berurutan, dari pemahaman dasar sampai workflow AI pribadi tiap peserta. Total durasi kurikulum lengkap sekitar 9 jam efektif, dan setiap modul menghasilkan output yang bisa langsung dipakai kerja.

Modul 1, 1 jam

AI Literacy untuk Pekerjaan Kantor

Modul AI Literacy menjelaskan cara kerja AI generatif, kapan hasil AI bisa dipercaya, dan kapan tidak. Peserta mengenal peta tools seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini beserta kekuatan masing-masing.

Output: peserta bisa memilih tool AI yang tepat untuk tiap jenis tugas.

Modul 2, 2 jam

Prompting yang Dipakai Sehari-hari

Modul Prompting melatih struktur prompt yang konsisten: peran, konteks, tugas, dan format output. Peserta juga berlatih iterasi dan prompting dengan dokumen atau file sebagai bahan.

Output: 10 template prompt pribadi untuk tugas rutin.

Modul 3, 1 jam

Verifikasi Output dan Keamanan Data

Modul Verifikasi dan Keamanan Data mengajarkan cara mengecek fakta dari output AI, mengenali halusinasi, dan menentukan data apa yang tidak boleh diunggah. Materi disesuaikan dengan kebijakan data perusahaan peserta.

Output: checklist aman memakai AI untuk tim.

Modul 4, 2 jam

AI untuk Dokumen, Spreadsheet, dan Presentasi

Modul Dokumen dan Spreadsheet melatih peserta meringkas dokumen panjang, menganalisis tabel, membuat rumus, dan menyusun draft slide atau laporan dengan bantuan AI.

Output: satu laporan atau deck yang dikerjakan dengan AI.

Modul 5, 2 jam

Track Divisi: Latihan dengan Tugas Nyata

Modul Track Divisi memecah peserta sesuai fungsi kerja. Setiap track berlatih memakai contoh tugas rutin dari divisi masing-masing, yang dikirim HR sebelum kelas.

Output: tiga workflow AI siap pakai per divisi.

Modul 6, 1 jam

Proyek Workflow AI Pribadi

Modul Proyek Workflow Pribadi meminta setiap peserta memetakan satu tugas rutin mereka, lalu membangun workflow AI untuk tugas tersebut bersama trainer.

Output: satu workflow terdokumentasi dan estimasi waktu yang dihemat.

Materi Pelatihan AI Disesuaikan dengan Pekerjaan Tiap Divisi

Olakses menyesuaikan materi pelatihan AI dengan pekerjaan nyata tiap divisi, karena kebutuhan AI tim marketing berbeda dengan tim finance atau HR. Semua peserta mengikuti modul inti yang sama, lalu berpisah ke track divisi pada Modul 5.

Track untuk Staf: Marketing, Sales, HR, dan Operasional

Track staf dirancang untuk karyawan yang ingin mempercepat pekerjaan harian dengan AI. Setiap track memakai jenis tugas yang paling sering dikerjakan divisi tersebut.

TrackDivisiTugas yang dilatihkan
Marketing & ContentMarketing, brand, social media, PRRiset topik, drafting konten, repurposing, brief kampanye, analisis kompetitor
Sales & BDSales, account manager, business developmentRiset prospek, draft email dan proposal, ringkasan meeting, persiapan pitching
People & AdminHR, GA, admin, sekretariatJob description, materi onboarding, notulen, SOP, surat dan memo
Data & OperasionalFinance, operasional, supply chainMembersihkan data spreadsheet, rumus, ringkasan laporan, analisis sederhana

Track untuk Leadership: Kebijakan dan Keputusan Berbasis AI

Track Leadership ditujukan untuk manager, head of department, dan direksi dalam sesi pendek 2 sampai 3 jam. Materinya mencakup ringkasan dokumen panjang, analisis keputusan dengan AI, dan penyusunan kebijakan penggunaan AI di tim. Track Leadership bisa diambil terpisah dari pelatihan staf.

Pilihan Paket Pelatihan AI untuk Perusahaan

Olakses menyediakan tiga paket pelatihan AI berjenjang, dari workshop satu sesi sampai program pendampingan. Perusahaan bisa memulai dari paket kecil, lalu naik ke program penuh setelah melihat hasilnya.

PaketModulDurasiFormatCocok untuk
Kickstart WorkshopModul 1 sampai 31 sesi, sekitar 4 jamOnline live atau on-sitePerusahaan yang ingin mencoba dulu, learning day, townhall
Productivity BootcampModul 1 sampai 62 hari, sekitar 9 jamOn-site atau hybridSatu atau dua divisi yang ingin langsung memakai AI untuk kerja
Team Enablement ProgramModul 1 sampai 6 + pendampinganBootcamp + 4 sesi coaching mingguanHybridPerusahaan yang butuh adopsi nyata dan laporan hasil ke manajemen

Kickstart, Bootcamp, atau Enablement: Mana yang Cocok untuk Perusahaan Anda?

Kickstart Workshop cocok jika tujuan utama perusahaan adalah membangun pemahaman dasar dan aturan aman memakai AI. Productivity Bootcamp cocok jika perusahaan ingin karyawan langsung punya workflow AI untuk pekerjaan mereka. Team Enablement Program cocok jika perusahaan ingin kebiasaan baru benar-benar terbentuk, karena pendampingan mingguan menjaga praktik tetap berjalan setelah kelas selesai.

Format Online, On-site, dan Hybrid

Pelatihan online live berjalan lewat Zoom atau Google Meet. Pelatihan on-site diadakan di kantor atau venue perusahaan di area Jabodetabek, sedangkan lokasi di luar Jabodetabek dikenakan biaya perjalanan terpisah. Kapasitas ideal adalah 15 sampai 25 peserta per kelas agar trainer bisa mendampingi praktik setiap peserta.

Kenapa Belajar AI Tools dari Olakses?

Olakses adalah agency digital marketing berbasis AI yang memakai AI tools setiap hari untuk riset, konten, laporan, dan analisis untuk klien. Karena itu, materi pelatihan Olakses berangkat dari pekerjaan nyata, bukan dari teori atau demo fitur.

Dibawakan Praktisi yang Memakai AI Setiap Hari

Tim Olakses menulis panduan AI tools yang dibaca pekerja dan pebisnis di seluruh Indonesia, mulai dari cara memakai Claude AI gratis, perbandingan paket Gemini Free, Plus, dan Pro, sampai limit setiap paket ChatGPT. Pengalaman yang sama dibawa ke kelas, termasuk kendala praktis yang sering muncul saat AI dipakai untuk kerja.

Tool-Agnostic: Dipraktikkan di Tools yang Sudah Perusahaan Anda Pakai

Pelatihan Olakses mengajarkan cara berpikir dan cara prompting yang berlaku lintas tools, lalu mempraktikkannya di tools yang sudah diizinkan perusahaan Anda. Peserta tidak diwajibkan berlangganan tools berbayar, dan versi gratis ChatGPT, Claude, atau Gemini sudah cukup untuk modul dasar.

Pendampingan Setelah Kelas Selesai

Banyak pelatihan berhenti di hari pelaksanaan, padahal kebiasaan memakai AI terbentuk di minggu-minggu setelahnya. Team Enablement Program dari Olakses menambahkan empat sesi coaching mingguan agar peserta bisa membawa kendala nyata dari pekerjaan mereka dan menyempurnakan workflow yang sudah dibuat.

Cara Kerja Program Pelatihan AI Olakses

Program pelatihan AI Olakses berjalan dalam lima tahap, dari konsultasi kebutuhan sampai laporan hasil ke HR. Tahap persiapan memastikan materi di kelas memakai contoh pekerjaan perusahaan Anda sendiri.

  1. Konsultasi Kebutuhan dengan HR

    Olakses dan tim HR menentukan tujuan pelatihan, divisi peserta, jumlah peserta, dan tools AI yang diizinkan perusahaan.

  2. Asesmen Awal Peserta

    Peserta mengisi survei singkat tentang frekuensi pemakaian AI, tingkat percaya diri, dan tugas yang paling menyita waktu. HR mengirim tiga sampai lima contoh tugas rutin per divisi, dengan data sensitif disamarkan.

  3. Kelas Pelatihan

    Trainer Olakses membawakan modul sesuai paket, dengan praktik langsung memakai contoh tugas dari perusahaan peserta.

  4. Pendampingan Pasca Kelas

    Untuk Team Enablement Program, peserta mengikuti empat sesi coaching mingguan untuk membahas kendala dan menyempurnakan workflow.

  5. Laporan Hasil ke HR

    Olakses menyerahkan laporan berisi perbandingan sebelum dan sesudah pelatihan, daftar workflow per divisi, dan rekomendasi langkah berikutnya.

Cara Olakses Mengukur Hasil Pelatihan AI

Olakses mengukur hasil pelatihan AI dengan membandingkan kondisi peserta sebelum kelas dan 30 hari setelah kelas. Hasilnya dirangkum dalam laporan yang bisa langsung dipakai HR untuk pelaporan ke manajemen.

Survei Sebelum Kelas dan 30 Hari Setelah Kelas

Survei sebelum dan sesudah kelas mengukur frekuensi pemakaian AI per minggu, tingkat percaya diri peserta, dan workflow yang masih dipakai setelah 30 hari. Survei 30 hari termasuk dalam paket Productivity Bootcamp dan Team Enablement Program.

Laporan Hasil untuk HR dan Manajemen

Laporan hasil pelatihan berisi skor sebelum dan sesudah, daftar workflow yang dibangun tiap divisi, serta estimasi waktu yang dihemat per peserta. Estimasi waktu dihemat berasal dari laporan peserta sendiri, sehingga disajikan sebagai perkiraan, bukan jaminan hasil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan HR tentang Pelatihan AI

Apakah pelatihan AI ini cocok untuk karyawan tanpa latar belakang IT?

Ya. Olakses AI Productivity Training dirancang untuk karyawan non-teknis seperti marketing, sales, HR, admin, dan finance. Peserta tidak perlu kemampuan coding.

Tools AI apa saja yang diajarkan dalam pelatihan?

Pelatihan membahas ChatGPT, Claude, Gemini, dan NotebookLM, serta Microsoft Copilot jika perusahaan sudah berlangganan. Praktik utama memakai tools yang sudah diizinkan perusahaan Anda.

Apakah perusahaan harus berlangganan ChatGPT atau Claude versi berbayar?

Tidak. Versi gratis ChatGPT, Claude, dan Gemini sudah cukup untuk modul dasar. Olakses tidak menyediakan akun berbayar untuk peserta, sehingga peserta memakai akun gratis atau akun perusahaan.

Berapa jumlah peserta ideal dalam satu kelas?

Kapasitas ideal adalah 15 sampai 25 peserta per kelas. Jumlah ini memungkinkan trainer mendampingi praktik setiap peserta secara langsung.

Apakah pelatihan bisa diadakan di kantor kami?

Bisa. Pelatihan on-site tersedia di area Jabodetabek. Lokasi di luar Jabodetabek bisa dilayani dengan biaya perjalanan terpisah, atau memakai format online live.

Bagaimana data perusahaan dijaga selama pelatihan?

Contoh tugas yang dikirim HR disamarkan sebelum dipakai di kelas. Modul Verifikasi dan Keamanan Data juga melatih peserta menentukan data apa yang tidak boleh diunggah ke tools AI, sesuai kebijakan perusahaan.

Berapa biaya pelatihan AI dari Olakses?

Biaya dihitung per kelas, bukan per peserta, dan bergantung pada paket, jumlah peserta, dan lokasi. Olakses mengirim proposal lengkap dengan rincian biaya setelah konsultasi kebutuhan dengan HR.

Key takeaway

Pelatihan AI untuk karyawan penting karena pemakaian AI di kantor sudah terjadi, tetapi belum diarahkan. Pola yang terlihat dari data adalah karyawan bergerak lebih cepat daripada kesiapan organisasinya. Pendekatan terbaik adalah pelatihan praktis yang memakai tugas nyata tiap divisi, disertai aturan keamanan data dan pengukuran hasil. Olakses AI Productivity Training membantu HR membangun kebiasaan memakai AI yang aman, konsisten, dan terukur di seluruh tim.

Siapkan tim Anda memakai AI dengan benar

Ceritakan divisi, jumlah peserta, dan tujuan pelatihan perusahaan Anda. Tim Olakses akan menyusun proposal pelatihan AI yang disesuaikan dengan pekerjaan tim Anda, lengkap dengan kurikulum dan rincian biaya.

Minta proposal pelatihan